Showing posts with label Penemu Alat Berat. Show all posts
Showing posts with label Penemu Alat Berat. Show all posts

Thursday, December 7, 2017

Crawler crane

Sejarah crawler crane bermula ssat kelahirannhya sekitar tahun 1920an di Amerika. Saat itu perusahaan Northwest Engineering membuat crawler crane pertama. Namun, saat itu bentuknya masihlah sangat sederhana.
Gambar crawler crane

Mesin derek tersebut hanya seperti sebuah katrol yang dipasangkan di atas rel. Selanjutnya, Crawler crane yang lebih modern dibuat oleh orang Chicago, amerika yakni Ray dan Charles Moore. Mesin tersebut bertenaga uap dan berbobot 15 ton. Veris ini mulai dikembangkan dan dipasarkan secara luas di tahun 1925.

Dari penemuan inilah, banyak perusahaan alat konstruksi mulai mengembangkan crawler crane yang lebih canggih. Salah satu yang terkenal adalah crawler crane dengan tiang hidrolik pertama buatan Hymac, perusahaan asal Inggris di tahun 1966. Crane mampu angkat material ribuan ton Mesin derek yang terkenal akibat roda ‘ulatnya‘ ini biasanya memiliki tinggi total mulai dari 50an meter sampai 120 meter lebih dengan bobot puluhan hingga ratusan ton.

Dengan ukuran raksasa, crawler crane bisa mengangkat benda seberat 40-3.500 ton. Tak aneh bila majalah Cranes & Access di tahun 2006 menyatakan bila crawler crane adalah alat berat terbaik untuk membangun baling-baling raksasa untuk PLTA (pembangkit listrik tenaga angin) yang ketinggianya bisa mencapai 100 meter.

Salah satu keuntungan dari crawler crane adalah mobilitas plus-nya di area konstruksi. Mesin ini bisa berjalan meskipun sedang membawa muatan berat. Penggunaan di lokasi dengan tanah tidak stabil pun memiliki resiko yang lebih rendah. Menggunakan roda mirip milik tank, crawler crane tidak mudah terjebak di pasir atau tanah yang becek.

meseki banyak keuntungannya, tapi crawler crane memiliki bobot sangat berat. Alat berat ini sangat susah dipindahkan dari satu lokasi konstruksi ke lokasi lain. Bahkan untuk memindahkannya, alat ini harus dibongkar dulu sebelum akhirnya di letakkan di atas truk besar untuk dipindahkan. Akibat bobotnya yang sangat berat itu juga, crane jenis ini terjatuh di Masjidil Haram.

CRANE (derek) adalah salah satu jenis material handling, yang menggunakan hoist (chain hoist atau wire rope hoist) & struktur baja yang telah dipabrikasi, dimana kegunaan utama dari sistem ini adalah menaikkan menurunkan beban secara vertikal dan horizontal. Karena manfaatnya tersebut, maka crane telah menjadi bagian penting dalam operasional pabrik, gudang, workshop. Selain itu, sistem ini juga dapat diinstal di dalam ruangan dan luar ruangan.

Sumber :https://konveksijakartasmurah.wordpress.com/tag/penemu-alat-berat-crane/

Excavator Pertama

Excavator, Ekskavator atau Mesin pengeruk adalah Alat berat yang terdiri dari batang, tongkat, keranjang dan rumah rumah dalam sebuah wahana putar dan digunakan untuk penggalian (akskavasi). Rumah diletakan di atas kereta bawah yang dilengkapi Roda rantai atau Roda. Ekskavator kabel menggunakan Winch dan Tali besi untuk bergerak. Ekskavator kabel adalah perkembangan alami dari Penggaruk Uap dan sering disebut Power shovel. Semua gerakan dan fungsi dari ekskavator hidrolik menggunakan aksi cairan hidrolik, dengan silinder hidrolik dan motor hidrolik. Dikarenakan pengaktifan secara linear oleh silinder hidrolik, maka mode operasi mereka berbeda dengan ekskavator kabel.
Gambar Sketsa Excavator Pertama
Definisi alat berat tidak hanya pada pekerjaan konstruksi. Dalam pertanian, truk pengangkut, traktor dan sebagainya juga disebut sebagat alat berat. siapakah orang yang telah berjasa dalam penemuan Excavator ini? berikut ini paparannya.

Ekskavator pertama kali diciptakan pada tahun 1835 oleh William Smith Otis, seorang ahli mekanik asal Amerika Serikat. Pada awalnya ekskavator dijalankan dengan menggunakan mesin uap dan digunakan sebagai alat penggalian untuk membangun rel kereta api. Pada tahun 1839 William Smith Otis menerima patent atas karya ekskavator temuannya dan kemudian meninggal dunia pada tahun yang sama (1839). Pada tahun 1840 tercatat ada 7 buah ekskavator dan merupakan ekskavator pertama di dunia yang diciptakan oleh William Smith Otis.


Biografi William Smith Otis

William Otis adalah seorang penemu Steam Shovel (sekop uap) asal Amerika. Ia menerima paten untuk penemuannya tersebut pada 24 Februari 1839.

William Smith Otis, insinyur sipil dari Philadelphia, Pennsylvania menerima paten AS untuk Steam Shovel (No. 1089) untuk menggali pada tahun 1839. Gambar resmi paten hilang tapi satu dari beberapa gambar yang berasal dari paten telah menunjukkan crane yang terpasang pada mobil kereta api.

Sebuah beban dapat terangkat oleh suatu wadah, diangkat oleh crane dan dibuang dengan cara membalikkannya. Paten menggambarkan sebuah tipe mesin uap yang biasa digunakan, dipasang menggunakan konrol mekanisme daya untuk crane, dan sistem katrol untuk memindahkan lengan dan wadah. Sistem ini bisa bergerak sekitar 380 meter kubik perhari, dengan kapasitas sekop 1,1 meter kubik dan 180 ° slewing wooden jib. Alat ini pertama kali digunakan di Railroad Barat, Massachusetts.

William Smith Otis dilahirkan pada tanggal 20 September 1813, di Pelham, Massachusetts. Sejak kecil William sudah tertarik pada pekerjaan tanah dan mekanik. Saat berumur 22 tahun, ia telah menunjukkan kecerdikan mekanik biasa dan menciptakan excavator mekanik bertenaga uap pertama.

Dengan menggunakan bahan yang diperoleh di sekitar Canton, Massachusetts, William menciptakan mesin pada tahun 1835 yang digunakan untuk membangun jalur kereta api antara Norwich dan Worcester. Ia bekerja sama dengan perusahaan, "Carmichael dan Fairbanks", untuk merancang suatu alat yang dapat melakukan tindakan yang sama seperti orang yang sedang menggunakan sekop.

Paten

William Smith Otis pindah ke Philadelphia. Dia berusaha meyakinkan Joseph Harrison, seorang manajer operasional perusahaan “Garrett and Eastwick” untuk membangun model excavator pra-industri pada tahun 1836. Pada tanggal 15 Juni 1836, William Smith Otis menerima paten untuk penemuan ini.


Pada tahun 1838 terjadi kesalahan pada spesifikasi teknik sehingga excavator terbakar dan hancur. Hak patent atas penemuan excavator yang telah diraih dengan susah payah oleh William Smith Otis berakhir pada tanggal 27 oktober 1838.

Pengukuhan hak cipta: Pada tanggal 24 februari 1839, patent dengan nomor 1089 telah resmi memperoleh validitas. Excavator hasil karya William Smith Otis secara resmi diakui dengan sebutan “The Crane-dredge for excavation and earth removals” (Kren penggali dan pemindah tanah) dan secara resmi merupakan excavator yang pertama kali ada di muka bumi.